Implementasi Layanan Bimbingan dan Konseling dalam Pembentukan Karakter Siswa di SMPIT Miftahul Falah Karawang
DOI:
https://doi.org/10.61132/jkaipbaku.v1i4.167Keywords:
humanistic approach, Islamic education, Guidance and counseling, School Counselors, Islamic ValuesAbstract
This study aims to examine the implementation of guidance and counseling services at SMPIT Miftahul Falah Karawang, focusing on the counseling approaches applied and the challenges faced by counseling teachers during the process. The research employed a qualitative descriptive method using observation and interviews as data collection techniques. The results reveal that guidance and counseling services are carried out through a humanistic and persuasive approach grounded in Islamic values. The counseling teacher serves as a facilitator who understands students’ emotional conditions and guides them toward behavioral improvement based on awareness and responsibility. This approach creates a supportive environment that encourages openness and mutual trust between the teacher and students. Nevertheless, several challenges remain, including the limited number of counselors, students’ varying levels of openness, and insufficient coordination among teachers in addressing student issues. These findings highlight the importance of institutional support through the enhancement of human resources, continuous professional development, and stronger collaboration between counseling teachers and school administrators. Such efforts are expected to strengthen the role of guidance and counseling services as a medium for character education in accordance with Islamic principles.
References
Azizah, W., Rahmawati, L., & Hidayah, S. (2025). Peran guru bimbingan dan konseling dalam pembentukan karakter peserta didik sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 15(1), 45–58. https://doi.org/10.xxxx/jpk.v15i1.2025
Basri, A. S. H. (2018). Urgensi penggunaan teknologi media dalam implementasi bimbingan dan konseling di sekolah. Jurnal Al Isyraq, 1(1), 83–107.
Creswell, J. W. (2018). Research design: Pendekatan metode kualitatif, kuantitatif, dan campuran (Edisi keempat). Pustaka Pelajar.
Darmawan, H. (2021). Tantangan guru bimbingan dan konseling dalam menangani permasalahan siswa di sekolah menengah pertama. Jurnal Edukasi dan Konseling, 3(2), 115–126. https://doi.org/10.23960/jek.v3i2.2021
Diaty, R., Arisa, A., Lestari, N. C. A., Tinggi Ilmu Kesehatan Abdi Persada Banjarmasin, S., & Muhammadiyah Banjarmasin, U. (2022). Implementasi aspek manajemen berbasis sekolah dalam pelayanan bimbingan dan konseling. Jurnal Bimbingan dan Konseling Pandohop, 2, 38–46.
Ginting, R. L. (2020). Implementasi bimbingan konseling di sekolah dasar.
Harita, A., Laia, B., & Zagoto, S. F. L. (2022). Peranan guru bimbingan konseling dalam pembentukan karakter disiplin siswa SMP Negeri 3 Onolalu tahun pelajaran 2021/2022. Counseling For All (Jurnal Bimbingan dan Konseling), 2(1), 40–52. https://jurnal.uniraya.ac.id/index.php/counseling/article/view/375
Hidayat, W., Suryana, Y., & Fauziah, F. (2020). Manajemen bimbingan dan konseling dalam pendidikan karakter peserta didik. Jurnal Pendidikan UNIGA, 14(2), 346–354. https://ejournal.uniga.ac.id/index.php/JPUNIGA/article/view/1846
Ishak, I. (2021). Karakteristik pendidikan agama Islam. Fitua: Jurnal Studi Islam, 2(2), 167–178.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook. Sage Publications.
Nida, K., & Usiono. (2023). Peranan bimbingan dan konseling dalam pembentukan karakteristik siswa. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 5(3), 64–71. https://jurnal.iicet.org/index.php/jpd/article/view/2175
Nisa, A. (2018). Penguatan pendidikan karakter melalui pelaksanaan bimbingan dan konseling berbasis psychological well-being siswa. Satya Widya: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Peradaban Islam, 34(1), 22–30. https://doi.org/10.24246/j.sw.2018.v34.i1.p22-30
Putri, D. P. (2022). Pentingnya pendidikan karakter pada anak sekolah dasar di era digital. Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya, 1(1), 83–88. https://doi.org/10.55606/jpbb.v1i1.836
Rahman, A., & Aini, L. (2022). Peran guru BK dalam menghadapi hambatan pelayanan konseling di sekolah menengah. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 10(1), 56–64. https://doi.org/10.21009/jkp.101.08
Siregar, H. D., Hasibuan, Z. E., Hasan, A., & Addary, A. (2024). Pendidikan agama Islam: Pengertian, tujuan, dasar, dan fungsi. [Nama Jurnal], 2(5), 132–133.
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kualitatif: Untuk penelitian yang bersifat eksploratif, interaktif, dan konstruktif. Alfabeta.
Susanti, R. (2024). Mencegah dan mengentaskan masalah siswa korban perceraian melalui pendidikan karakter dengan layanan bimbingan dan konseling. TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 8(1), 112–123. https://doi.org/10.xxxx/teraputik.v8i1.2024
Ussolikhah, N. (2020). Konsep bimbingan dan konseling perspektif pendidikan karakter non dikotomik. Coution: Journal of Counseling and Education, 1(2), 17–26. https://doi.org/10.22373/coution.v1i2.2020
Wijaya, F. R., Lubis, F. A. R., Siregar, M. N. S., & Batubara, A. A. F. (2025). Sumber data, subjek penelitian, dan isu terkait. Jurnal Edukatif, 3(2), 271–276.


