Perilaku Bermasalah Berdasarkan Kondisi Emosional pada Remaja Sekolah Menengah

Authors

  • Defri Yani Universitas Sriwijaya
  • Aziz Andreansyah Universitas Sriwijaya
  • Risma Anita Puriani Universitas Sriwijaya

DOI:

https://doi.org/10.61132/jkaipbaku.v2i1.227

Keywords:

Emotion Regulation, Emotional Condition, Emotional Intelligence, High School Adolescents, Problematic Behavior

Abstract

High school adolescents are in a vulnerable developmental phase towards emotional and behavioral problems due to rapid biological, cognitive, and social changes. Limitations in emotional management can trigger the emergence of problematic behavior, such as aggressiveness, violations of school rules, conflicts with peers, and bullying, both directly and through digital media. This article aims to analyze problematic behavior in high school adolescents from the perspective of emotional conditions. This study used a qualitative approach with a literature review method of 20 national and international scientific articles obtained through Google Scholar and analyzed descriptively-thematically. The results of the study indicate that adolescent problematic behavior is influenced by the interaction of individual, family, school, and social environment factors that are increasingly complex. Low emotional regulation and emotional intelligence increase the tendency for maladaptive behavior, while family support, a conducive school climate, and Guidance and Counseling services act as protective factors. Therefore, a holistic and sustainable approach is needed through strengthening emotional intelligence, preventive Guidance and Counseling services, and the development of life skills to support the social-emotional development of adolescents.

References

Abd Radzak, S., Noor, A. M., Khir, A. M., & Azizul, M. D. A. (2023). Analisis faktor dominan terhadap tingkah laku pelajar sekolah menengah di Selangor. Jurnal Kemanusiaan, 1–8.

Ardiansyah, A. B., Sholikhah, S., & Susanti, I. (2026). Hubungan emotional regulation dengan kejadian bullying pada remaja. Lontara Journal of Health Science and Technology, 7(1), 100–109. https://doi.org/10.53861/lontarariset.v7i1.620

Hangau, N. Z., Simanjuntak, S. R., & Gannika, L. (2025). Faktor-faktor yang mempengaruhi masalah perilaku pada remaja di SMP Negeri 17 Manado. Jurnal Keperawatan, 6(4). https://doi.org/10.31004/jkt.v6i4.52059

Haryanti, M., Putri, C. M., Yuningrum, D. L., & Rahmawati, D. (2025). Program “Siswa Terlindungi, Sekolah Peduli”: Upaya preventif dalam membangun budaya anti-perundungan di sekolah menengah pertama. MUDABBIR Journal Research and Education Studies, 5(2), 3914–3928. https://doi.org/10.56832/mudabbir.v5i2.2118

Heriyanto, W., Lestari, I., & Widjanarko, M. (2026). Systematic literature review: Pengaruh penggunaan media sosial terhadap kecemasan dan masalah teman sebaya pada remaja usia SMP. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(3), 17171–17180. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.4750

Husri, H., Fadli, F., Sari, E. E., & Hastuty, D. (2025). Faktor yang mempengaruhi masalah mental emosional remaja di SMP Negeri 9 Palopo tahun 2025. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 20(1), 43–58. https://doi.org/10.35892/jikd.v20i1.2521

Kamalah, A. D., & Nafiah, H. (2023). Gejala mental emosional dan upaya dalam meningkatkan kesehatan jiwa remaja. Jurnal Keperawatan Berbudaya Sehat, 1(2), 68–72. https://doi.org/10.35473/jkbs.v1i2.2419

Lestarina, N. N. W. (2022). Problem emosi dan perilaku remaja di wilayah Gresik. Jurnal Penelitian Kesehatan, 12(2), 56–61. https://doi.org/10.54040/jpk.v12i2.232

Liza, R. G., Yanis, A., Yaunin, Y., Ashal, T., Sauma, E., Marni, T., … Ariadi, A. (2025). Pelatihan penggunaan strengths and difficulties questionnaire pada guru bimbingan konseling untuk deteksi dini gangguan emosi dan perilaku pada remaja. MAJU: Indonesian Journal of Community Empowerment, 2(6), 940–950. https://doi.org/10.62335/maju.v2i6.1901

Maryati, S., Syarifudin, A., Junaedi, D., Ilham, F. B., & Agustian, H. Z. (2026). Hipnoterapi Islami sebagai intervensi regulasi emosi dan kesejahteraan psikologis remaja. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 7(1), 257–266.

Muqoddam, F., Rini, H. P., Bawono, Y., Aini, K., Wibowo, W. P., Masrifah, M., … Najibullah, A. (2026). Psikoedukasi sebagai strategi penguatan manajemen diri dan emosi pada siswa SMKN 4 Malang. Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 317–330. https://doi.org/10.55506/arch.v5i2.261

Naleng, D. T., Lumenta, A., Meheda, N., & Efriani, V. (2025). Peran strategis bimbingan dan konseling dalam mendukung perkembangan remaja di sekolah menengah pertama. MATHESI: Jurnal Pendidikan dan Bimbingan Konseling, 2(2), 17–29. https://doi.org/10.70420/qy1tv221

Navyanto, K. D., Zunaedi, R., & Ekasari, R. D. (2025). Hubungan tingkat kecerdasan emosional dengan mekanisme koping pada remaja sekolah menengah atas. Media Husada Journal of Nursing Science, 6(3), 159–166. https://doi.org/10.33475/mhjns.v6i3.804

Paramitha, M. A. T., & Swandi, N. L. I. D. (2025). Kecerdasan emosi sebagai faktor penghambat kenakalan remaja. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(9C), 112–123.

Purnamayanti, I., Yahya, S., Ridwan, M., Jusu, L., & Zaidir, M. (2026). Penguatan mental dan spiritual berbasis kecerdasan emosional pada siswa kelas VII SMA Negeri 1 Baubau. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(3), 17136–17141. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.4914

Riskiyani, S., Thaha, R. M., Seftiani, C., Haris, A. R., Linggi, I. R., Ningtyas, C. A. C., … Rachmat, M. (2024). Edukasi life skills pencegahan perilaku bermasalah pada siswa sekolah menengah pertama. PROMOTIF: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(1), 1–12. https://doi.org/10.17977/um075v4i12024p1-12

Sa’adah, N., & Rofiqah, R. (2023). Tantangan-tantangan sosial dan emosional siswa: Fokus pada peran penting guru bimbingan dan konseling di tingkat SMP dan SMA. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 1(1), 74–85. https://doi.org/10.61404/jimi.v1i1.10

Tambunan, Y. T., Widiantoro, F. W., & Wahyudi, I. (2024). Hubungan antara kecerdasan emosional dan kenakalan remaja pada siswa SMK Negeri 1 Samigaluh Kabupaten Kulon Progo. Jurnal Psikologi, 20(1), 56–62.

Tandidalla, Y. (2024). Gambaran masalah emosional dan perilaku remaja di Kabupaten Kutai Barat (Disertasi doktoral).

Wijayati, F., Sulupadang, P., Misbah, S. R., Akhmad, A., Prio, A. Z., & Ramadhani, M. (2025). Efektivitas edukasi manajemen stres terhadap peningkatan status mental emosional remaja: Pre-experimental study di SMA Negeri 3 Kendari. Health Information: Jurnal Penelitian, 17(3), 383–390. https://doi.org/10.36990/hijp.v17i3.1778

Downloads

Published

2026-02-21

How to Cite

Defri Yani, Aziz Andreansyah, & Risma Anita Puriani. (2026). Perilaku Bermasalah Berdasarkan Kondisi Emosional pada Remaja Sekolah Menengah. Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Komunikasi, 2(1), 70–82. https://doi.org/10.61132/jkaipbaku.v2i1.227

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.