Stimulasi Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini melalui Metode Bercerita Interaktif di Lembaga PAUD
DOI:
https://doi.org/10.61132/jupenbaud.v1i4.93Keywords:
Early childhood education institutions, Language development, Storytelling methodAbstract
This study aims to examine the effectiveness of an interactive storytelling method supported by visual media in enhancing young children's language skills and character development. The research employs a qualitative approach, collecting data through observation, interviews, and descriptive analysis of learning practices in early childhood education institutions (PAUD). The findings indicate that the use of visual media and active interaction from parents and teachers significantly enriches vocabulary, improves listening skills, and supports children's social- emotional and overall character development. These results underscore the crucial role of parents and visual media in the language stimulation and character-building process for early childhood, aligning with language development theories and social constructivism as foundational principles for effective learning approaches.
References
Ariyanto, B. (2024). Manajemen pembelajaran pendidikan anak usia dini dengan metode bercerita dalam pengembangan karakter: Studi kasus di TK. Nurul Huda Kec. Trimurjo Kab. Lampung Tengah. Attractive: Innovative Education Journal, 6(1), 692–702.
Azhari, S. (2021). Pengembangan bahasa anak usia dini melalui metode bercerita di Lembaga PAUD Meraje Gune. WISDOM: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(2), 181–197.
Azhari, S. (2021). Pengembangan bahasa anak usia dini melalui metode bercerita di Lembaga PAUD Meraje Gune. WISDOM: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(2), 181–197.
Gultom, T. (2020). Pengembangan minat baca anak usia dini. Jurnal PAUD Kristen Indonesia, 6(3), 88–94.
Hamid, S., & Susanto, H. (2017). Strategi peningkatan minat literasi anak melalui kegiatan apresiatif. Jurnal Pendidikan Dasar, 8(2), 122–130.
Hasanah, A. W. (2023). Pengembangan metode cerita gambar berbasis website interaktif terhadap kemampuan bahasa lisan dan budaya lokal bagi anak usia dini. Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya, 2(1), 35–48.
Hasanah, A. W. (2023). Pengembangan metode cerita gambar berbasis website interaktif terhadap kemampuan bahasa lisan dan budaya lokal bagi anak usia dini. Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya, 2(1), 35–48.
Jumiati, J., & Patilima, H. (2023). Pengaruh parenting dalam perkembangan bahasa anak melalui metode bercerita di TK DW Bungi Kelompok B. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(12), 10392–10400.
Jumiati, J., & Patilima, H. (2023). Pengaruh parenting dalam perkembangan bahasa anak melalui metode bercerita di TK DW Bungi Kelompok B. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(12), 10392–10400.
Lisdiyana, L. (2025). Mengasah kemampuan bahasa anak usia dini: Inovasi metode bercerita dengan media visual. Educatoria: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(2), 107–116.
Lisdiyana, L. (2025). Mengasah kemampuan bahasa anak usia dini: Inovasi metode bercerita dengan media visual. Educatoria: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(2), 107–116.
Maulidina, R., & Sugihartono, T. (2022). Peningkatan literasi anak melalui rumah baca. Jurnal Abdi Masyarakat, 4(2), 45–52.
Musfiroh, T. (2008). Literasi anak usia dini: Landasan dan implementasi. Yogyakarta: UNY Press.
Nurdin, M. (2023). Strategi literasi berbasis komunitas. Jurnal Dedikasi Masyarakat, 5(1), 12–20.
Sururin, A., & Umkabu, T. (2023). Implementasi metode cerita dalam meningkatkan kemampuan berbahasa anak usia dini. Indonesian Journal of Teaching and Teacher Education, 48–56.
Sururin, A., & Umkabu, T. (2023). Implementasi metode cerita dalam meningkatkan kemampuan berbahasa anak usia dini. Indonesian Journal of Teaching and Teacher Education, 48–56.


