Analisis Penguasaan Kosakata Terhadap Efektivitas Menulis Teks Negosiasi pada Siswa Kelas X MAN Kota Mojokerto

Authors

  • Reisya Diva Maharani Putri Universitas Islam Majapahit
  • Asih Andriyati Mardliyah Universitas Islam Majapahit
  • Rani Jayanti Universitas Islam Majapahit

DOI:

https://doi.org/10.61132/jkaipbaku.v1i3.140

Keywords:

Grammar, Negotiation text, Vocabulary, Writing skills

Abstract

Writing is a complex and fundamental language skill that plays a central role in developing students’ literacy, particularly in the context of producing negotiation texts. Negotiation texts are one of the text types taught in the Indonesian language curriculum that demand mastery of varied vocabulary, logical coherence, and persuasive language structures. Despite its importance, many students continue to face challenges in composing negotiation texts effectively. Difficulties are often found in choosing the right vocabulary, applying grammatical rules accurately, and constructing arguments that are logically consistent and persuasive. This study aims to analyze the extent to which students’ mastery of Indonesian vocabulary and grammar contributes to their ability to write negotiation texts. The research was conducted on class X students of MAN Kota Mojokerto using a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through three techniques: analysis of students’ written negotiation texts, interviews with teachers and students, and classroom observations during the learning process. The results of the study reveal that most students demonstrate limited mastery of vocabulary, which results in repetitive word choices and restricted expression. In addition, weaknesses in grammar application often lead to inaccurate sentence construction, lack of cohesion, and unclear argument flow. These shortcomings significantly affect the quality of negotiation texts, which tend to be less persuasive, poorly structured, and unable to fulfill the standard criteria of negotiation text writing. Based on these findings, it can be concluded that vocabulary mastery and grammar proficiency play a crucial role in supporting students’ negotiation text writing skills. To address this issue, Indonesian language learning needs to adopt strategies that consistently emphasize writing practice, provide opportunities for vocabulary enrichment, and strengthen students’ grammatical competence. Such approaches are expected to improve students’ literacy levels, particularly in the production of negotiation texts.

References

Alfianita, L. F. (2022). Menganalisis hubungan antara penguasaan kosakata bahasa Indonesia dan kemampuan menulis puisi pada siswa kelas V SD. https://doi.org/10.23887/mpi.v4i1.65401

Bongo, A. R., & Asman, A. (2019). Perbandingan kesalahan kosakata bahasa Indonesia dalam tuturan lisan mahasiswa BIPA Thailand di Universitas Negeri Malang. Prosiding Seminar Nasional Linguistik dan Sastra (SEMANTIKS), 1, 21-27.

Brown, H. D. (2007). Principles of language learning and teaching (5th ed.). New York: Pearson Education.

Brown, H. D. (2021). Penggunaan kata dan kalimat dalam suatu bahasa.

Celce-Murcia, M., & Larsen-Freeman, D. (2002). Memastikan keakuratan struktur kalimat, tetapi juga berperan dalam membangun keseimbangan ide dalam suatu teks.

Coxhead, A. (2022). Penguasaan kosakata yang luas lebih mampu menyusun teks yang kaya akan variasi kata.

Dalman. (2015). Keterampilan menulis: Teori dan aplikasi. Jakarta: Rajawali Pers.

Danianti, Yarmi, & Ardiasih. (2001). Penguasaan kosakata dan minat membaca dengan keterampilan menulis narasi pada siswa kelas V SD Negeri di wilayah 3 Kelurahan Pegadungan, Jawa Barat.

Eliana, N. (2020). Analisis kemampuan menulis kosakata bahasa Indonesia siswa kelas III sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar UNJ, 11(1), 45-55. https://doi.org/10.21009/jpd.v11i1.15295

Gagne, R. M. (2010). The conditions of learning and theory of instruction (5th ed.). New York: Holt, Rinehart, and Winston.

Halliday, M. A. K., & Hasan, R. (2002). Penggunaan elemen kebahasaan yang menghubungkan antarbagian dalam teks.

Harmer, J. (2001). Penguasaan tata bahasa yang baik juga membantu dalam meningkatkan daya tarik suatu tulisan.

Ismail, M. I., Sulastriningsih, S., & Sultan, S. (2001). Penguasaan kosakata terhadap keterampilan menulis berita pada mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) di Universitas Negeri Makassar.

Kemal, I., & Febriyana, M. (2022). Pengaruh penguasaan kosakata dan tata bahasa terhadap kemampuan menulis eksposisi siswa Muhammadiyah di Kota Medan. Universitas Muhammadiyah Medan.

Krashen, S. D. (1982). Principles and practice in second language acquisition. Oxford: Pergamon Press.

Krashen, S. D. (2020). Penguasaan kosakata yang baik berkaitan erat dengan kemampuan membaca.

Munirah, M., & Hardian, H. (2000). Pengaruh kemampuan kosakata dan struktur kalimat terhadap kemampuan menulis paragraf deskripsi siswa SMA Negeri 2 Bantaeng.

Nation, I. S. P. (2023). Penguasaan kosakata tidak hanya mencakup kemampuan mengenali dan memahami makna kata, tetapi juga mencakup pemahaman terhadap hubungan antar kata.

Ningrum, D. A., Slamet, S. Y., & Harto, B. (2023). Penguasaan kosakata dan minat menulis dengan keterampilan menulis deskripsi pada siswa kelas V sekolah dasar di Kecamatan Laweyan, Surakarta.

Nunan, D. (2000). Kemampuan berpikir kritis serta pemahaman atas struktur teks.

Olin, N. (2022). Penguasaan kosakata dan keterampilan menulis cerita pendek pada siswa kelas IX SMPN 3 Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota.

Putri, R. (2021). Efektivitas pembelajaran berbasis praktik dalam meningkatkan kemampuan menulis teks negosiasi. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 8(3), 278-290. https://doi.org/10.61132/sadewa.v3i3.2078

Rahmawati, D. (2022). Strategi pengajaran menulis yang efektif untuk siswa sekolah menengah. Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra, 10(1), 32-47.

Setiawan, B. (2021). Pengaruh penguasaan kosakata terhadap kemampuan menulis siswa. Jurnal Pendidikan Indonesia, 9(1), 115-130.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sunarsih, Aprianti, & Yanti. (2000). Hubungan antara penguasaan tata bahasa Indonesia dengan kemampuan menulis teks eksposisi pada siswa kelas X di SMA Negeri 1 Semparuk.

Tarigan, H. G. (2008). Menulis sebagai suatu keterampilan berbahasa. Bandung: Angkasa.

Thornbury, S. (2000). Pemahaman tata bahasa yang baik, sebuah teks akan kehilangan keterpaduannya, sehingga pesan yang ingin disampaikan oleh penulis menjadi kurang jelas.

Thornbury, S. (2001). Pemahaman tata bahasa yang baik, sebuah teks akan kehilangan keterpaduannya, sehingga penulis menjadi kurang jelas.

Widodo, A. (2020). Peran tata bahasa dalam keterampilan menulis siswa. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 7(2), 102-118.

Downloads

Published

2025-08-19

How to Cite

Reisya Diva Maharani Putri, Asih Andriyati Mardliyah, & Rani Jayanti. (2025). Analisis Penguasaan Kosakata Terhadap Efektivitas Menulis Teks Negosiasi pada Siswa Kelas X MAN Kota Mojokerto. Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Komunikasi, 1(3), 124–134. https://doi.org/10.61132/jkaipbaku.v1i3.140

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.